133. Full Colour Princess - Putri Warna Warni


In a suburb of village forest, there lived a widow with a beautiful daughter. Although beautiful, she was very humble. She was embarrassed because of her skin color change often. If sitting on the grass, her skin green. If she eat brown, brown skin. In the morning sunlight, the skin will turn yellow. The girl most feel sad if she was in a dark place. Her skin instantly becomes black. .



Princess Colors has good friends with a chameleon. Where there Princess Colors, her best friend that is always there. They are friends because they have the same fate. Their skin is often fickle.


One day, when the full moon shining in the sky, how beautiful Princess Colors. Pure white skin, gleamed in the moonlight beautiful.


""You are so beautiful in the moonlight, Princess Colors. You are like a royal princess, said Chameleon. blushed at the compliment. 


""But I will soon become an ugly Princess if the moon was shining on me,"" said Princess Colors sad. Her face looked cloudy.

"Do not be so Princess Colors. You're still the good-hearted Princess even though your skin turn red, yellow, green or blue. Your heart will not change just because of the color change.


Hearing the sentence chameleon friend, Princess Colors deeply touched. Without them knowing, Gone a prince who came home too late after hunting. He was very fascinated and amazed at the elegance of Princess Colors. Princess.


"O beautiful princess, you do not deserve to stay in this quiet forest edge. Stay at the palace. You will be empress. "




Hearts of Princess Colors flowered heard the prince. Soon she would become empress. No longer live in poverty, and do not need to stay on the edge of the woods again.  


Princess Colors excitement to be drawn into a dream. She dreamed of the wedding lasted seven days and seven nights. There are many different kinds of entertainment. Variety of food and drinks are served. But the prince seemed disappointed after learning that the queen skin color changing constantly. The dream was to make Princess Colorful restless.


The next day, back to dream. A powerful hermit appeared before her.  


Hermit said, ""It was easy to change the color of your skin heals the Princess Colors. Eat meat Chameleon your friend. Then your skin will be normal again.


Princess Colorful tell a dream to her friend Chameleon. Chameleon even smiled, and said,


My dream is the same with dreams, Princess Colors. A powerful ascetic asked me to be willing to give me for your recovery. I'm willing to help you, Princess! and happy life with Prince, "said Chameleon sincere.


Chameleon Colors pensive.



"Come on, Princess Colors. , Princess Colors touched.


"No, my friend Chameleon. I do not want to achieve happiness by sacrificing yourself. You are my best friend. Tomorrow when the guards prince comes, I will refuse his invitation. I do not want to become empress. Let me be the Princess Colors like this only. As long as you stay beside me, Chameleon friend.


The two friends were finally embracing happy.



= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =


Di sebuah desa pinggiran hutan, tinggallah seorang janda dengan anak gadisnya yang cantik. Meski berwajah rupawan, gadis itu amat rendah diri. Ia malu karena warna kulitnya sering berubah-ubah. Kalau duduk di atas rumput, kulitnya menjadi hijau. Kalau makan sawo, kulitnya berwarna coklat. Terkena sinar matahari pagi, kulitnya akan menjadi kuning. Gadis itu paling merasa sedih jika ia berada di tempat gelap. Kulitnya seketika menjadi hitam legam. Karena warna kulitnya sering berubah-ubah, ia dijuluki Putri Warna-Warni. 



Putri Warna-Warni bersahabat baik dengan seekor Bunglon. Dimana ada Putri Warna-Warni, di sebelahnya selalu ada sahabat karibnya itu. Mereka bersahabat karena memiliki nasib yang sama. Kulit mereka sering berubah-ubah. 


Suatu hari, saat bulan purnama bersinar di langit, betapa cantiknya Putri Warna-Warni. Kulitnya putih bersih, berkilau ditimpa cahaya rembulan yang indah.


“Kamu cantik sekali dalam cahaya rembulan, Putri Warna-Warni. Kamu tak ubahnya seperti seorang putri kerajaan,” puji Bunglon sahabatnya. 


Putri Warna-Warni tersipu mendengar pujian itu.


“Namun aku akan segera menjadi putri jelek kalau rembulan tak menyinari tubuhku,” kata Putri Warna-Warni sedih. Wajahnya nampak mendung.


“Jangan begitu Putri Warna-Warni. Kau tetap Putri yang baik hati meski kulitmu berubah menjadi merah, kuning, hijau ataupun biru. Hatimu yang mulia tak akan berubah hanya karena perubahan warna tersebut.”


Mendengar kalimat bunglon sahabatnya, Putri Warna-Warni amat terharu. Tanpa mereka sadari, lewatlah seorang pangeran yang pulang kemalaman sehabis berburu. Ia amat terpesona dan takjub melihat kemolekan Putri Warna-Warni. Belum pernah dia melihat seorang putri secantik itu.


“Wahai Putri cantik, kau tak pantas tinggal di pinggir hutan yang sepi ini. Tinggallah di istanaku. Kau akan kuangkat jadi permaisuriku. Tunggulah tiga hari lagi, pengawalku akan menjemputmu dengan kereta yang ditarik empat ekor kuda putih.” 


Hati Putri Warna-Warni berbunga-bunga mendengar perkataan sang pangeran. Sebentar lagi ia akan menjadi permaisuri. Tak lagi hidup miskin, dan tak perlu tinggal di pinggir hutan lagi. Namun si bunglon sangat sedih, karena merasa akan ditinggal sendiri. 


Kegembiraan Putri Warna-Warni sampai terbawa kedalam mimpi. Ia bermimpi pesta pernikahannya berlangsung selama tujuh hari tujuh malam. Ada berbagai macam hiburan. Berbagai macam makanan dan minuman dihidangkan. Namun sang pangeran tampak kecewa setelah tahu warna kulit permaisurinya berubah-ubah terus. Kadang terlihat cantik, kadang terlihat jelek. 


Mimpi itu membuat Putri Warna-Warni gelisah. Keesokan harinya, kembali bermimpi. Seorang pertapa sakti muncul di hadapannya. Pertapa itu berkata,


“Mudah sekali menyembuhkan perubahan warna kulitmu itu Putri Warna-Warni. Makanlah daging Bunglon sahabatmu itu. Maka kulitmu akan normal kembali.” 

Putri Warna-Warni menceritakan mimpinya itu kepada Bunglon sahabatnya. Si Bunglon malah tersenyum mendengarnya, dan berkata,


“Mimpiku juga sama dengan mimpimu, Putri Warna-Warni. Seorang pertapa sakti memintaku untuk bersedia memberikan tubuhku buat kesembuhanmu. Aku bersedia membantumu, Putri! Asal hidupmu bahagia bersama Pangeran itu,” ujar Bunglon tulus.


Putri Warna-Warni termenung.


“Ayo, Putri Warna-Warni. Nanti malam, bakarlah tubuhku untuk hidangan makan malammu,” lagi-lagi Bunglon itu menawarkan diri. 


Putri Warna-Warni terharu. 


“Tidak, Bunglon sahabatku. Aku tidak mau meraih kebahagiaan dengan mengorbankan dirimu. Kau adalah sahabatku yang terbaik. Besok kalau pengawal pangeran itu datang, biarlah kutolak ajakannya. Aku tidak mau menjadi permaisuri. Biarlah aku menjadi Putri Warna-Warni seperti ini saja. Asal kau tetap disampingku, Bunglon sahabatku.”


Dua sahabat itu akhirnya berangkulan bahagia.

001. Little Red Riding Hood - Gadis Kecil Berjubah Merah - Comic



+ Once upon a time in a village by the forest
- Pada zaman dahulu kala ada sebuah desa ditepi hutan


+ There lived a beautiful little girl with her mother
- Tinggallah seorang gadis kecil yang cantik dengan Ibunya


+ The little girl was called as Little Red Riding Hood 
- Gadis kecil tersebut biasa dipanggil Gadis Kecil Berkerudung Merah


+ Because she always wore a peculiar red velvet hood
- Karena dia selalu mengenakan jubah berkerudung merah


+ Given to her by her grandmother
- Pemberian neneknya


+ Who lived on the other side of the forest
- Sang nenek tinggal dipinggir hutan


+ Red Riding Hood loved her granny very much
- Gadis Kecil Berkerudung Merah sangat menyayangi neneknya


+ One bright morning a hunter came to the cottage
- Suatu pagi yang cerah, seorang pemburu datang kepondoknya.


+ I am coming straight from your grandma's cottage
- Saya baru saja dari rumah nenekmu.


+ She is not well and wants to see you at the earliest possible
- Dia lagi sakit dan ingin segera bertemu denganmu.


+ Ho, thank you uncle, I will tell my mom
- Ho, terimakasih paman, aku akan memberitahukan ke Ibuku.


+ Ok, I have to leave. By girl
- Ok, saya pergi sekarang. Selamat tinggal nak.


+ Bye uncle
- Selamat tinggal paman


+ Red Riding Hood immediately rushed to her mother
- Gadis Kecil Berkerudung Merah segera memberitahukan ke Ibunya


+ Who was preparing a cake
- Sang Ibu sedang menyiapkan kue


+ Mother, the woodcutter told me that grandma has fallen sick
- Ibu, penebang pohon barusan memberitahukan kepadaku bahwa nenek sedang sakit


+ I am worried
- Saya khawatir


+ I think you should leave immediately to meet your dear grandmother
- Ibu pikir kamu harus segera menemui nenekmu


+ Mom, may I bring a cake for  grandma ?
- Ibu, bolehkah aku membawa kue dan selai untuk nenek ?


+ Of course dear. I will pack some cake and a bottle of butter for her.
- Tentu sayang. Ibu akan menyiapkan kue dan selai untuk nenek.


+ She's loves them
- Nenek sangat menyayangi kita


+ Red Riding Hood cheered up.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah berteriak senang.


 + Give me the basket. I'll walk up to her house as soon as possible
- Berikan keranjangnya. Aku akan menuju kerumah nenek segera.


+ Give her my love
- Berikan padanya sayang


+ Ok mother 
- Baik Bu


+ Remember keep to the path through the woods and don't ever stop
- Ingat jalan di hutan, dan jangan pernah berhenti


 + You will be in danger if you wander into the forest
- Kau akan berbahaya bila jalan didalam hutan


+ Make sure you are back home before dusk, good-bye
- Pastikan pulang kerumah sebelum senja, selamat jalan.


+ Bye mother. I will be safe. Don't worry.
- Selamat tinggal Ibu. Aku akan baik-baik saja. Jangan khawatir.


+ I'll run all the way to Grandma's without stopping.
- Aku akan berlari kerumah nenek tanpa berhenti.


+ Good-bye
- Selamat jalan 


+ Bye.. Mother
- Selamat tinggal Ibu. 


+ All way Red Riding Hood singing.
- Sepanjang jalan Gadis Kecil Berkerudung Merah terus bernyanyi. 


+ Here I go
- Disini aku pergi. 


+ With the cake... For he sake. 
- Dengan kue... Demi nenek. 


+ With the butter.. To make her feel better
- Dengan kue mentega.. untuk membuat dia lebih baik... 


+ To my Grandma's house
- Untuk rumah nenek ku 


La... La... La... La... La... La... 


+ Little Red Riding Hood made her way through the wood.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah melewati perjalanan menuju hutan.


+ But she soon forgot her mother's words.
- Tapi dia lupa akan kata-kata Ibunya.


+ When she saw a strawberry bush.
- Ketika dia melihat semak strawberry.


+ What lovely strawberries! And so red, Let me taste some.
- Strawberry yang menyenangkan! and begitu merah, aku akan mencobanya.


+ She bent over the strawberry bush and plucked some and tasted them.
- Dia membungkuk ke arah semak strawberry dan memetik beberapa biji dan mencobanya.


+ They're nice and ripe and so big! Yummy! Delicious!
- Buah yang enak dan matang dan begitu besar! Nikmat! Lezat!


 + And let me pick some for grandma. She will love them.
- Aku akan memetik beberapa biji untuk nenek. Dia pasti suka.


+ Little Red Riding Hood began collecting strawberries.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah mulai memetik buah strawberry.


+ And lost track of the time.
- Dan dia lupa waktu.


+ Suddenly she remembered her mother and her promise.
- Tiba-tiba dia ingat pesan Ibunya dan janjinya.


+ Oh! I have to hurry to Grandma.
- Oh! aku harus segera kerumah nenek.


+ Little Red Riding Hood walked on towards Grandma's house.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah berjalan menuju rumah Neneknya.


+ Suddenly a yellow butterfly fluttered down through the trees.
- Tiba-tiba seekor kupu-kupu kuning melayang turun dari pohon.


+ Wow what a beautiful butterfly.
- Alangkah cantiknya kupu-kupu itu.



+ I'll catch you! I'll catch you!
- Aku akan menangkapmu! aku akan menangkapmu!


+ Little Red Riding Hood started to chase the butterfly.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah mulai mengejar kupu-kupu tersebut.


 + Suddenly she saw some large daisies.
- Tiba-tiba dia melihat beberapa bunga aster yang besar.


+ Oh, how sweet... I will make a beautiful bouquet wuth these flowers.
- Oh, manisnya... Aku akan membuat buket cantik dengan beberapa bunga.


+ How happy grandma will be.
- Alangkah senangnya nenek.


+ In the meantime.
- Sementara itu.


+ Two wicked eyes were spying on her from behind a tree.
- Sepasang mata yang jahat sedang mengintainya dari balik pohon.


+ It was a Wolf which was looking out for his supper.
- Dia adalah seekor serigala yang sedang keluar mencari makan malamnya.


+ Wow what surprise! She will make a delicious lunch.
- Wow ada kejutan! Dia buat makan siang yang enak.


+ But I dare not eat her now. 
- Tapi saya tidak berani makannya sekarang.


+ Because some woodcutters are working nearby.
- Karena beberapa penebang pohon sedang bekerja didekat sini.


 + Let me be friend her first.
- Pertama-tama aku akan menjadi temannya.


+ Unaware of the danger.
- Tidak menyadari dalam bahaya.


+ Little Red riding hood was busy picking flowers for her beloved grandma.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah sibuk memetik beberapa bunga untuk nenek kesayangannya.


+ When she suddenly raised her head.
- Ketika dia tiba-tiba mengangkat kepalanya.


+ She saw the old sly wolf standing a few yards away.
- Ia melihat serigala tua yang licik beberapa meter darinya.


+ Oh No
- Oh tidak


+ Don't be afraid, little girl, I'm your friend.
- Jangan takut, gadis kecil, aku sahabatmu.


+ Where are you going all alone in the woods?
- Kemana kau akan pergi sendirian di hutan?


+ The friendly way in which the wolf spoke comforted Little Red Riding Hood.
- Dengan bicara yang ramah membuat
Gadis Kecil Berkerudung Merah merasa nyaman.


+ I am going to see my grandmother. She is not well.
- Aku akan melihat nenekku. Dia sedang sakit.


+ What are you taking for her?
- Apa yang kau bawa untuknya?


+ I am carrying a cake and a little pot of butter that my mother sent.
- Aku membawa kue dan sebotol selai yang dikirimkan Ibuku 


+ Oh I see, does your grandmother live far from here?
- Oh begitu, apakah nenekmu tinggal jauh dari sini?


+ No, she lives beyond that windmill you see there.
- Tidak, dia tinggal tidak jauh dari sini.


+ Does she live by herself?
- Apakah dia tinggal sendiri?


+ Yes, but she never open the door to stranger.
- Ya, tapi dia tidak pernah buka pintu untuk orang asing.


+ Oh it's getting late, you better hurry along dear. Good-bye..
- Oh, sudah terlambat, kau sebaiknya segera kesana. Selamat jalan..


+ Good bye.
- Selamat tinggal.


+ Little Red Riding Hood left the place after bidding goodbye to the wolf.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah meninggalkannya setelah mengucapkan selamat tinggal kepada serigala.


+ I'll gobble up the grandmother first then wait for the grandchild.
- Aku akan melahap neneknya pertama-tama kemudian cucunya.


+ What a lucky day!
- Hari yang menguntungkan!


+ That wolf then hurry go to grandma's house.
- Serigala kemudian segera kerumah nenek.


 + The wolf knocked the door.
- Serigala mengetuk pintu.


+ Who is that? 
- Siapa itu?


+ Wolf softened his voice and said.
- Serigala melunakkan suaranya dan berkata.


+ It's me grandma, Red Riding Hood.
- Ini aku nek, Gadis Kecil Berkerudung Merah.


+ Oh my dear, lift the latch and the door will open.
- Oh sayangku, angkat kait and pintu akan terbuka.


+ I am too weak and can not get up.
- Aku begitu lemah dan tidak bisa bangun.


+ The wolf lifted the latch.
- Serigala kemudian mengangkat kait.


+ and without saying a word he went straight to grandma's bedroom.
- dan tanpa mengucapkan sepatah kata dia langsung menuju tempat tidur nenek.



+ Oh my goodness!!!
- Oh astaga!!!


+ Help! Help! Help! somebody help me.
- Tolong! Tolong! Tolong! Tolong aku.


+ But there was no one around who could come to her rescue.
- Tapi tidak ada seorangpun disekitarnya yang datang untuk membantunya. 


+ No one is here to help you.
- Tidak ada seorangpun disini untuk membantumu.


+ The wolf leaped to her bed.
- Serigala melompat ketempat tidurnya.


+ The wicked wolf gobbled her up in one big bite.
- Serigala jahat menelan tubuhnya dengan satu gigitan besar. 


+ Red Riding Hood will be here any moment.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah akan kesini sebentar lagi.


+ Before that I will wear her grandma's dress and cap and lie in the bed.
- Sebelumnya aku akan menggunakan pakaian nenek dan topi dan berbaring ditempat tidur.


+ When the little girl comes I will eat her up too.
- Ketika Gadis Kecil datang aku akan memakannya juga.


+ The Wolf wore grandma's dress, cap and spectacles.
- Serigala mengenakan pakaian, topi dan kacamata nenek.


+ and covered himself with a blanked and lay down in the bed.
- dan menutup dirinya dengan selimut dan berbaring ditempat tidur.


+ Little Red Riding Hood came there and gently tapped the door.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah datang dan dengan perlahan mendorong pintu.


+ Grandma, can I come in?
- Nenek, bolehkah aku masuk?


+ Trying to imitate Grandma's guavering little voice he replied.
- Mencoba untuk meniru suara Nenek yang gemetar dia membalas.


+ Open tle latch and come in! I am too weak and can not get up.
- Buka palang dan masuklah! aku begitu lemah dan tidak bisa bangun.





+ Why have you kept the doors open grandma?
- Mengapa pintunya terbuka nek?


+ The Wolf kept quiet.
- Serigala diam.


+ Little Red Riding Hood kept the basked on the table. 
- Gadis Kecil Berkerudung Merah meletakkan keranjang diatas meja.
   

+ Since she did not receive the answer she went to the bed.
- Karena dia tidak menerima jawaban, dia menuju ke tempat tidur.


+ and drew back the cover.
- dan menarik selimut.


+ There lay the wolf with the cap pulled over his face.
- Serigala berbaring dengan menutupi wajahnya. 


+ wearing the grandmother's spectacles and looking strange.
- menggunakan kacamata nenek dan tampak aneh.


+ what happened to her? She looks strange today.
- ada apa dengannya? dia terlihat aneh hari ini.


+ Oh grandmother, what big ears yo have.
- Oh nenek, ada apa dengan telingamu.


+ All the better to hear you with my darling. 
- Semuanya akan lebih baik untuk mendengarmu sayangku.


+ Grandmother, what big eyes you have.
- Nenek, alangkah besar matamu.


+ All the better to see you with, my child.
- Semuanya akan lebih baik untuk melihatmu, anakku.


+ But grandmother what large hands you have!
- Tapi nek, alangkah besar tanganmu!


+ All the better to hug you with my dear.
- Semuanya akan lebih baik untuk memelukmu sayangku.


+ What a deep voice you have.
- Alangkah berat suaramu.


+ All the better to greet you my sweet.
- Semuanya akan lebih baik untuk menyambutmu manisku.


+ Oh but grandmother what terrible big mouth you have.
- Oh tapi alangkah mengerikan mulut besarmu.


+ All the better to eat you up with my darling!
- Semua akan lebih baik untuk memakanmu sayangku!


+ And hardly had the wolf said this.
- Dan dengan suara keras serigala mengatakannya.


+ When he leaped and with one bound pounced on Little Red Riding Hood.
- Seketika dia melompat dan menerkam Gadis Kecil Berkerudung Merah. 


+ I will devour you.
- Aku akan melahapmu.


+ No you cannot
- Tidak bisa.


+ Help somebody help me somebody please help me.
- Tolong aku, tolong aku.



 + Little Red Riding Hood dodged the wolf and shouted for help.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah mengelak dari serigala dan berteriak minta tolong.


+ No one is here to help you.
- Tidak ada seorangpun yang membantumu.


+ Even you grandma shouted for help.
- Bahkan nenekmu berteriak minta tolong.


+ But now she is in my stomach sleeping peacefully.
- Tapi sekarang dia didalam perutku tidur dengan tenang.


+ The wolf pounced on her and gulped her too in one bite.
- Serigala menerkamnya dan menelannya dengan satu kali gigitan.


+ After a hearty meal.
- Setelah makan.



+ In the meantime the hunter was passing by the cottage.
- Sementara itu seorang pemburu melewati pondok.


+ and heard the strange snoring of the wolf. 
- dan mendengar suara serigala mendengkur.



The hunter peeped inside.
- Pemburu mengintip kedalam.


+ He saw the wolf sleeping on the grandma's bed.
- Dia melihat serigala sedang tidur ditempat tidur nenek.


+ Where is the old woman?
- Dimana perempuan tua itu?


+ The hunter looked around and became suspicious.
- Pemburu melihat kesekeliling dan menjadi curiga.

+ When he saw the wolf's bulging tummy. 
- seketika dia melihat perut serigala menggelembung.



 + Something's fishy! All these days you've been troubling others.
- Sesuatu yang mencurigakan! beberapa hari yang lalu dia sudah meresahkan orang lain.


+ I was just looking for you, you sly wolf.
- Aku mencarimu, serigala licik.


+ This time you cannot escape from me.
- Saat ini kau tidak bisa melarikan diri dariku.


+ He slowly entered into the cottage and took out his hunting knife.
- Dia perlahan-lahan masuk kedalam pondok dan mengambil pisau pemburunya.


+ Let me gently cut open his stomach. 
- Aku akan memotong
perutnya dengan perlahan.


+ I hope can save the granny from harm. 
- Aku berharap Nenek selamat dari bahaya.


+ He cut open the stomach and saw Little Red Riding Hood.
- Dia membelah perut dan melihat Gadis Kecil Berkerudung Merah.


+ Oh my god, Little Red Riding Hood. This wolf has swallowed her too. 
- Oh Tuhan, Gadis Kecil Berkerudung Merah. Serigala ini telah menelannya juga.


+ First Little Red Riding Hood jumped out of the wolf's tummy.
- Pertama-tama Gadis Kecil Berkerudung Merah melompat keluar dari perut serigala.



+ And next came out her grandma.
- Berikutnya nenek keluar juga.


- Mereka berdua kesulitan berada didalam yang gelap.


+ Are you my child?
- Apakah kau baik-baik saja anakku?


+ Yeah but it was dark inside.
- Ya tapi didalam gelap.


"Ha... Ha... Ha...



+ Thank you kind hunter, thank you for saving me and my grandma.
- Terimakasih banyak Pak pemburu, terimakasih telah menyelamatkan aku dan nenekku.

 
+ You arrived just in time. Thanks for your help.
- Kau datang tepat waktu. Terimakasih atas bantuannya.


 + Don't mention it, I have been looking out for this wolf for long time.  

- Tidak apa-apa, Aku sudah lama mencari serigala.


+ Now go and bring some stones. Let's fill up his stomach.  

- Sekarang pergi dan bawa beberapa batu. Aku akan mengisi perutnya dengan batu.



+Little Red Riding Hood looking for stones.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah mencari batu.

 

 + Little Red Riding Hood bought some stones.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah membawa beberapa batu.




+ Which the hunter put into the wolf's stomach.
- Pemburu meletakkan batu tersebut kedalam perut.
 


+ Can I get a needle and a thread? 
- Bisa berikan kepadaku jarum dan benang?

 

 + What for?
- Untuk apa?


  + We will stitch his stomach and that will teach him a lesson.
- Kita akan menjahit perutnya dan akan memberi pelajaran padanya.

 
+ Grandma give needle and the thread to him.
- Nenek memberikan jarum dan benang.


+ So the hunter stitched up the wolf's stomach.
- Lalu pemburu menjahit perut serigala.


+ The wolf woke up after a few seconds.
- Serigala bangun setelah beberapa saat.


And when he saw the hunter he tried to escape.
- dan ketika dia melihat sang pemburu dia mencoba untuk melarikan diri.


+ but he could not run fast as his stomach was very heavy.
- tapi dia tidak bisa berlari dengan cepat karena perutnya sangat berat.


+ He still managed to escape and ran out.
- Dia masih berhasil melarikan diri dan kehabisan tenaga.


+ but after running for a little while he fell down dead.
- tapi setelah berjalan beberapa saat kemudian dia mati.


+ It's safe to go home now.
- Sekarang aman kalau pulang.


 + and there is no danger on the path.
- dan tidak ada bahaya dijalan.


+ Grandma hug
Little Red Riding Hood.
- Nenek memeluk Gadis Kecil Berkerudung Merah.


+ Still scared, Little Red Riding Hood hugged her grandma.
- Masih sedikit takut, Gadis Kecil Berkerudung Merah memeluk neneknya.


+ Oh, what a dreadful! ah, I forget something.
- Oh, aku lupa akan sesuatu.



+ Little Red Riding Hood took out the bouquet, berries and cake, laid it on the table.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah mengambil buket, berry dan kue, lalu meletakkan diatas meja.


 + Look grandma, what delicious presents I have brought for you. 

- Lihat Nek, alangkah lezatnya hadiah yang aku bawa untukmu.


+ Oh how nice of you.
- Oh alangkah baiknya kamu nak.


+ Ok, now I must leave.
- Baiklah, aku pergi sekarang.


+ No no, lets have the cake and butter together.
- Tidak, ambillah kue dan selai.


+ All of them relished the delicious cake and butter.
- Mereka menikmati lezatnya kue dan selai.


+ The hunter peeped out of the window.
- Pak Pemburu mengintip keluar jendela.


+ Soon it will be dark outside.
- Akan gelap diluar.


+ Little Red Riding Hood! I think you must leave now.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah! kau harus pergi sekarang.


+ It was already dark.
- Hari sudah gelap.


+ At the same time in Little Red Riding Hood's cottage.
- Disaat yang bersamaan dipondok Gadis Kecil Berkerudung Merah.


+ What happened? She should have been back by now.
- Apa yang sudah terjadi? Dia belum pulang juga.


+ I hope she's safe. Let me go and look for her.
- Aku harap dia aman. Aku akan pergi melihatnya.


+ Little Red Riding Hood's mother went in search of her daughter.
- Ibu Gadis Kecil Berkerudung Merah mencari anaknya.






+ She reached the cottage and when she found Little Red Riding Hood safe.
- Dia sampai ke pondok dan dia menemukan Gadis Kecil Berkerudung Merah aman.


+ and sound she felt happy. All her fears disappeared.
- dan suaranya seperti bahagia. Semua terlihat nyata.



+ Little Red Riding Hood narrated what happened.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah menceritakan kejadian yang dialaminya.


+ We are very grateful to you. Thank you, kind sir.
- Kami berterimakasih padamu pak.


+ After thanking the hunter again.
- Setelah mengucapkan terimakasih pada sang pemburu.



+ Little Red Riding Hood and her mother set off towards the woods to their cottage.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah dan Ibunya berangkat menuju kepondoknya.


+ Didn't I tell you not talk to strangers and wander through the woods.
- Tidakkah saya memberitahumu untuk tidak berbicara dengan orang asing dan berjalan melalui hutan.


 + I am sorry mother and now I promise that I will never talk to strangers.
- Maafkan aku bu dan sekarang aku janji kalau aku tidak akan berbicara lagi dengan orang asing.


+ and wander alone in the woods.
- dan berjalan sendirian di hutan.


+ I am sure from now she will listen to you.
- Aku yakin mulai saat ini dia akan mendengarkan ucapanmu.


+ Ok mother, take care of yourself.
- Baik bu, jaga dirimu.


+ We have to reach home before it gets dark. 
- Kami harus segera pulang sebelum gelap.


+ Come dear  lets start.
- Ayo sayang kita pergi.


+ Good bye dear.
- Selamat jalan sayang.


+ Good bye grandma.
- Selamat tinggal Nek.




+ Months rolled by.
** BEBERAPA BULAN BERLALU **


+ One day.
- Satu hari.



+ Little Red Riding Hood, take this cake and visit your grandma.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah, ambil kue ini dan kunjungilah nenekmu.

+ It's been a long time since you've met her.
- Sudah lama kau tidak bertemu dengannya.


 + She has sent a word through the hunter that she wants to see you.
- Dia menyampaikan pesan melalui pak pemburu bahwa dia ingin melihatmu.


+ Ok mom, as usual pack her some cake and butter.
- Baik bu, seperti biasa bungkus kue dan selai.


+ Yes dear, I will definitely do that.
- Ya sayang, aku pasti akan membungkusnya.



+ This time Little Red Riding Hood, was on her guard.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah, berjaga-jaga.

+ and went straight to her grandma's house.
- dan berjalan langsung menuju rumah neneknya.



 + This time I am not going to pick the strawberry or the flowers.
- Saat ini aku tidak akan mengambil strawberry dan bunga.


+ I am going straight to my grandma's house.
- Aku akan langsung kerumah nenek.


 + On the way same as before Little Red Riding Hood met a wolf.
- Dijalan yang sama sebelumnya Gadis Kecil Berkerudung Merah bertemu serigala.



+ Good morning.
- Selamat pagi.


+ Where are you going?
- Mau pergi kemana?


+ This time Little Red Riding Hood did not answer.
- Saat ini Gadis Kecil Berkerudung Merah tidak menjawab.


+ She kept walking ahead without turning back.
- Dia terus berjalan tanpa melihat kebelakang.


+ She reached her grandma's place.
- Dia sampai dirumah neneknya.


+ Open the door grandma. I am Little Red Riding Hood.
- Buka pintu. Aku Gadis Kecil Berkerudung Merah.

+ Welcome my dear.
- Selamat datang sayangku.


+ Grandma you know, I met a wolf.
- Nek, aku bertemu serigala.


+ It wished me good morning. But I didn't answer his questions.
- Tadi dia mengucapkan selamat pagi tapi aku tidak menjawab sapaannya.


+ You did the right thing.
- Benar apa yang sudah kau lakukan.


+ I am sure it would have eaten me up if I had stayed and chatted.
- Aku yakin dia akan memakan saya apabila saya tetap tinggal dan mengobrol.

+ I am sure that wolf will definitely come here.
- Aku yakin serigala itu pasti akan datang kemari.


+ Well, we will shut the door and stay inside. He cannot come in.
- Baiklah, kita akan menutup pintu dan tetap didalam. Dia tidak bisa masuk.


+ Soon the wolf knocked of the door.
- Lalu serigala mengetuk pintu.


+ But they did not speak or open the door.
- Tapi mereka tidak berbicara atau membuka pintu.



+ The wolf went round the cottage thrice.
- Serigala pergi mengelilingi pondok sebanyak tiga kali.



+ I can't find any other way to get into the house. 
- Aku tidak menemukan jalan untuk masuk kedalam rumah.


+ The wolf thought for some time.
- Serigala berfikir beberapa saat.


+ I have an idea! I will climb up on the roof.
- Aku punya ide! aku akan naik ke atap.


+ and wait for Little Red Riding Hood to leave.
- dan menunggu Gadis Kecil Berkerudung Merah pergi.
 

+ In the dark I will pounced on her and have a feast.
- Dikegelapan aku akan menerkamnya dan aku akan berpesta.


+ Saying so the wolf climbed up on the roof.
- Setelah itu serigala manjat keatas atap.


+ Where is the wolf?
- Dimana serigala?




+ Grandma I hear some noise on the roof.
- Nenek, aku mendengar suara diatas atap.


+ Ah, I know what the wolf is up to.. he is hiding on the roof.
- Ah, terserah apa yang dilakukan serigala.. dia bersembunyi diatas atap.


+ We have to think of something.
- Kita harus memikirkan sesuatu.


+ What are we going to do?
- Apa yang harus kita lakukan?

+ Darling.. take the pail, fill the water in the trough.
- Sayang.. ambil ember, isi dengan air di bak.


+ and lets keep the sausages which I prepared yesterday.
- dan ambil saus yang aku siapkan kemaren.


Ok grandma.
- Baik nek.


+ There was a big stone trough before the house. 
- Ada bak batu besar disamping rumah.


+ Little Red Riding Hood carried the water.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah membawa air.


+ and poured into it until the great trough was quite full.
- dan dituangkan kedalam bak hingga penuh.


+ Now let me place these sausages next to it.
- dan akan aku letakkan sosis.


+ Little Red Riding Hood kept the sausages.
- Gadis Kecil Berkerudung Merah meletakkan sosis.


+ and went inside and again locked the door.
- dan pergi masuk kedalam dan mengunci pintu.


The smell of the sausages reached the wolf.
- Bau sosis tercium oleh serigala.

+ Hmm.. What a nice smell!
- Hmm.. bau yang nikmat!


+ The wolf sniffed and peeped down.
- Serigala mengendus dan mengintip kebawah.


+ and at last stretched out his neck so far that.
- dan akhirnya mengulurkan lehernya begitu jauh sehingga..


+ he could no longer keep his grip and slipped down from the roof.
- dan dia tidak bisa lagi menjaga cengkeramannya dan tergelincir dari atap.


+ straight into the trough and was drowned.
- langsung ke bak dan tenggelam.


+ Our plan has worked. The wolf is dead.
- Rencana kita berjalan mulus. Serigala sudah mati.


+ Yes grandma, now I can go home without fear.
- Iya nek, sekarang aku bisa pulang tanpa rasa takut.


+ Good bye dear and take care.
- Selamat jalan sayang dan jaga diri.


+ Good bye grand ma.
- Selamat tinggal nek.


+ All the way Little Red Riding Hood singing. ** Sepanjang perjalanan Gadis Kecil Berjubah Merah bernyanyi **